SBY: Bank Syariah Harus Garap Zakat

04/02/2009 – 11:41
<!– reset –>
SBY: Bank Syariah Harus Garap Zakat
Wahid Ma’ruf

INILAH.COM, Jakarta – Perbankan syariah diminta melakukan revitalisasi sektor zakat, infaq dan shodaqoh untuk semakin menggerakkan ekonomi masyarakat.

Hal itu dapat dilakukan sebab selama ini perbankan syariah telah berperan dalam pembiayaan sektor UKM, kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan Festival

Ekonomi Syariah II.

“Dengan revitalisasi tersebut perbankan syariah akan dapat semakin berperan dalam mengentaskan kemiskinan dan program perberdayaan kepada masyarakat,” kata Presiden di JJC, Rabu (4/2).

Presiden mengutip laporan yang diterima tentang perkembangan perbankan syariah, yaitu deposit fund yang dilakukan dari 2003 sekitar Rp 5,72 triliun, menjadi Rp 28,1 triliun pada 2007 dan pada 2008 menjadi Rp 36,85 triliun.

Untuk pembiayaan, pada 2003 masih sekitar Rp 5,53 triliun dan pada 2007 menjadi Rp 27,94 triliun serta membengkak lagi menjadi Rp 38,19 triliun pada tahun berikutnya.

“Pembiayaan ini sudah membuktikan bahwa bank syariah dapat menggerakkan ekonomi, terutama sektor UKM,” katanya.

Perbankan syariah ke depan harus dapat lebih tahan terhadap benturan krisis ekonomi global. Untuk itu para pelaku perbankan syariah dan ekonomi syariah untuk dapat membekali kebutuhan tersebut.

Apalagi ekonomi syariah diharapkan dapat membantu mengurangi pengangguran dan menggerakkan sektor riil. Jadi penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah harus tetap dikedepankan.

Dalam pertumbuhan ekonomi sekarang ini, lanjut presiden, sistem ekonomi syariah ternyata mampu bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi global.

Sistem ekonomi berbasis syariah, selain memiliki karakteristik positif yang menonjolkan aspek keadilan dan kejujuran dalam bertransaksi, juga menawarkan investasi yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan, dalam berproduksi serta menghindari kegiatan spekulatif dalam bertransaksi keuangannya.

“Oleh karena itu, kemanfaatannya harus terus kita tingkatkan sehingga dapta dinikmati tidak saja oleh umat Islam tetapi juga oleh semua warga bangsa tanpa kecuali,” paparnya.

Dalam kurun waktu setahun terakhir, perbankan syariah di Indonesia meksipun harus menghadapi tantangan krisis keuangan global, tetap dapat menikmati pertumbuhan yang cukup tinggi, yaitu sekitar 35% per tahun. [tra]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: